Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 12

Bacaan

TopikKedaulatan dan Keesaan Allah

قُلْ لِمَنْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ قُلْ لِلَّهِ ۚ كَتَبَ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

(6:12) Katakanlah (Muhammad), "Milik siapakah apa yang di langit dan di bumi?" Katakanlah, "Milik Allah." Dia telah menetapkan (sifat) kasih sayang pada diri-Nya.308) Dia sungguh akan mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak diragukan lagi. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman.

Catatan Depag

*308) Allah telah berjanji, sebagai kemurahan dari-Nya akan melimpahkan rahmat kepada makhluk-Nya.

Kritik

Ayat 12 dan 20 (Frasa Terputus): Terdapat frasa alladhina khasiru anfusahum (mereka yang merugikan dirinya sendiri) yang secara tata bahasa menggantung dan tidak terhubung ke predikatnya dengan benar. Para filolog menduga kuat ada kerusakan (korupsi) naskah pada bagian ini

Cacat Logika

Pertanyaan yang jawabannya diucapkan sendiri. Ditanyakan milik siapa yang ada di langit dan bumi, lalu dijawab sendiri dengan milik Allah. Lawan bicara tidak diberi kesempatan menjawab, sehingga kesepakatannya sudah ditulis lebih dulu.

Kontradiksi

QS 6:12 menyatakan Allah 'mewajibkan rahmat atas diri-Nya'. Namun banyak ayat Al-Quran (QS 2:7, 6:110) menyatakan Allah sengaja menyesatkan orang kafir — rahmat yang 'diwajibkan' bertentangan dengan Allah yang aktif menyesatkan.