Bacaan
TopikPengantar: Penciptaan Allah dan Penolakan Kafir
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ۖ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
(6:1) Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, namun demikian orang-orang kafir masih mempersekutukan Tuhan mereka dengan sesuatu.
Cacat Logika
Kesimpulan yang tidak menyusul dari premisnya (non sequitur). Penciptaan langit, bumi, gelap, dan terang disebutkan, lalu disambung teguran bahwa orang kafir masih mempersekutukan. Adanya keteraturan alam tidak dengan sendirinya menunjukkan berapa jumlah penyebabnya.
Sains
Klaim penciptaan langit dan bumi dari 'kegelapan' (zhulumat) tidak sesuai dengan model kosmologi Big Bang yang menggambarkan alam semesta awal sebagai kondisi energi-materi sangat padat dan panas, bukan kegelapan.