Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun setahun setelah hijrah, ketika orang-orang munafik meminta Salman Al-Farisi menceritakan kisah-kisah ajaib dari kitab Taurat karena mereka merasa bosan. Riwayat lain menyebut para sahabat meminta Nabi untuk sesekali memberikan cerita (nasihat yang melembutkan hati) di sela-sela penyampaian hukum, sehingga turunlah ayat peringatan ini.
TopikPeringatan dan Nasihat bagi Orang Beriman (Ayat 16-19)
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.

