Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Nabi mengunjungi tokoh munafik Abdullah bin Ubayy dengan menunggang keledai. Abdullah menutup hidungnya dan mengeluhkan bau keledai tersebut. Pengikut Nabi dari kaum Anshar tidak terima Nabi dihina, sehingga terjadilah pertengkaran hebat dan aksi saling lempar pelepah kurma serta sandal antara kedua kelompok tersebut. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Suatu hari terjadilah percekcokan antara para sahabat Nabi dengan sejumlah kaum munafik yang dipicu oleh kelancangan ‘Abdullàh bin Ubay mengusir Nabi. Allah lalu menurunkan ayat ini untuk mendamaikan kedua belah pihak tersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikVerifikasi Berita dan Penyelesaian Konflik (Ayat 6-10)
وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Dan apabila ada dua golongan orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

