Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menyuruh umat Islam selalu memeriksa kebenaran (tabayyun) suatu berita. Al-Walid bin Uqbah diutus Nabi menagih zakat ke Bani Musthaliq. Karena punya dendam di masa Jahiliyah, Al-Walid ketakutan saat melihat mereka menyambutnya. Ia memutar balik dan berbohong kepada Nabi dengan mengatakan Bani Musthaliq menolak bayar zakat dan ingin membunuhnya. Nabi hampir saja mengirim pasukan untuk menyerang mereka sebelum kebenaran terungkap.
TopikVerifikasi Berita dan Penyelesaian Konflik (Ayat 6-10)
وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ
Dan ketahuilah bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Kalau dia menuruti (kemauan) kamu dalam banyak hal, pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
Logical Fallacy
(49:7): Appeal to Authority - Menuntut kepatuhan mutlak atas otoritas Rasul dengan menakut-nakuti bahwa mendengarkan suara publik/mayoritas hanya akan "mendapatkan kesusahan".

