Bacaan
TopikVerifikasi Berita dan Penyelesaian Konflik (Ayat 6-10)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
(49:6) Wahai orang-orang yang beriman! Jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun untuk menyuruh umat Islam selalu memeriksa kebenaran (tabayyun) suatu berita. Al-Walid bin Uqbah diutus Nabi menagih zakat ke Bani Musthaliq. Karena punya dendam di masa Jahiliyah, Al-Walid ketakutan saat melihat mereka menyambutnya. Ia memutar balik dan berbohong kepada Nabi dengan mengatakan Bani Musthaliq menolak bayar zakat dan ingin membunuhnya. Nabi hampir saja mengirim pasukan untuk menyerang mereka sebelum kebenaran terungkap. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 6-8 Nabi mengutus al-Walìd bin ‘Uqbah untuk mengambil zakat dari Bani al-Muêíaliq yang baru masuk Islam. Di tengah perjalanan, al-Walìd memutuskan kembali ke Madinah. Ia melapor kepada Nabi bahwa Bani al-Mus-íaliq enggan membayar zakat dan justru ingin membunuhnya, padahalsejatinya ia tidak pernah sampai ke perkampungan Bani al-Muêíaliq. Allahlalu menurunkan ayat ini. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

