Muhammad (Nabi Muhammad) Ayat 10

Bacaan

TopikPelajaran dari Umat Terdahulu (Ayat 10-12)

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ دَمَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۖ وَلِلْكَافِرِينَ أَمْثَالُهَا

(47:10) Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi, sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa.

Kritik

Appeal to fear: perjalanan di bumi diarahkan untuk melihat kehancuran umat terdahulu — intimidasi historis. SE: kehancuran kaum durhaka dikaitkan dengan hukuman ilahi, bukan sebab-akibat alam.

Cacat Logika

(47:10): Appeal to Fear - Memanipulasi rasa takut dengan menakut-nakuti lawan menggunakan cerita kehancuran orang-orang terdahulu agar mereka tunduk pada ajaran . | (47:10): Appeal to Fear - Memanipulasi rasa takut dengan menakut-nakuti lawan menggunakan cerita kehancuran orang-orang terdahulu agar mereka tunduk pada ajaran.

Sains

Kehancuran kaum durhaka sebagai 'perjalanan di bumi' (a.10): perintah melihat reruntuhan sebagai bukti azab ilahi — arkeologi modern menunjukkan kehancuran kota memiliki sebab alami: perang, wabah, perubahan iklim, bukan azab supranatural