Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai tiga orang (dari suku Tsaqif dan Quraisy) yang sedang berbincang rahasia di dekat Ka'bah. Mereka berdebat apakah Allah bisa mendengar percakapan mereka jika mereka merendahkan suara. Ibnu Mas'ud yang kebetulan bersembunyi di balik kain Ka'bah mendengar kekonyolan mereka dan melaporkannya kepada Nabi. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkenaan dua orang dari suku Quraisy dan satu orang dari Bani Šaqif yang berdiskusi di Baitullah tentang pendengaran Allah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPeristiwa di Hari Kiamat (Ayat 19-24)
وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَا أَبْصَارُكُمْ وَلَا جُلُودُكُمْ وَلَٰكِنْ ظَنَنْتُمْ أَنَّ اللَّهَ لَا يَعْلَمُ كَثِيرًا مِمَّا تَعْمَلُونَ
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu774) bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.
Catatan Depag
*774) Mereka itu melakukan dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak menyangka bahwa pendengaran, penglihatan dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka.

