Bacaan
TopikPerdebatan tentang Ayat-ayat Allah (Ayat 56-60)
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."
Logical Fallacy
(40:60): Argumentum ad baculum (Menggunakan ancaman untuk membujuk) - Teks menghindari perdebatan filosofis kebebasan beragama, lalu langsung memotongnya dengan intimidasi fisik: mereka yang menolak menyembah akan diseret masuk "neraka Jahanam dalam keadaan hina dina".
Contradiction
Kontra S6:149 dan predestinasi: S40:60 menyebut 'berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan' — janji pengabulan doa ini bertentangan dengan S6:149 bahwa semuanya atas kehendak Allah, dan dengan realitas empiris banyak doa yang tidak terkabul. Juga bertentangan dengan konsep takdir; jika takdir sudah ditetapkan, bagaimana doa bisa mengubahnya?

