Bacaan
TopikKehidupan di Neraka (Ayat 46-50)
وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِ
Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?"
Logical Fallacy
(40:47-50): Poisoning the well (Meracuni sumur) - Memproduksi drama imajiner di neraka di mana pengikut yang lemah saling menyalahkan dengan pemimpin yang sombong, dan doa mereka ditolak mentah-mentah oleh penjaga neraka. Visualisasi ini dipakai untuk mengejek posisi intelektual pihak penentang secara prematur.

