Bacaan
TopikOrang Beriman dari Keluarga Fir'aun (Ayat 28-45)
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَ
Dan Fir'aun berkata, "Wahai Haman! Buatkanlah untukku suatu bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu,
Kritik
Narasi Firaun yang menyuruh menterinya, Haman, untuk membangun menara agar bisa naik melihat "Tuhannya Musa" adalah kesalahan fatal penggabungan sejarah (anakronisme konyol). Teks ini mencampuradukkan secara serampangan tokoh Firaun di Mesir Kuno dengan arsitektur kisah Menara Babel di Mesopotamia. Fabrikasi ini membuktikan kebutaan sejarah penulisnya yang mengoplos cerita rakyat secara acak demi menyampaikan efek psikologis "kesombongan", tanpa peduli pada akurasi batas geografis atau era waktu yang memisahkannya. (Patricia Crone, Angels versus Humans as Messengers of God / Adam Silverstein).
Contradiction
Kontra S28:38 yang menceritakan kisah yang sama: S40:36-37 menyebut Firaun memerintahkan Haman membangun menara tinggi untuk 'mencapai jalan-jalan ke langit' — di S28:38 Firaun juga menyuruh hal serupa. Namun di S40 Haman disebutkan sebagai menteri Firaun di Mesir, sementara dalam sejarah, Haman adalah tokoh dari kitab Ester yang hidup di Persia ratusan tahun setelah Musa. Anakronisme historis.

