Bacaan
TopikOrang Beriman dari Keluarga Fir'aun (Ayat 28-45)
الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْ ۖ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ وَعِنْدَ الَّذِينَ آمَنُوا ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ
(yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka.770) Sangat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci hati setiap orang yang sombong dan berlaku sewenang-wenang.
Catatan Depag
*770) Mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.
Logical Fallacy
(40:35): Ad hominem - Alih-alih menjawab secara rasional terhadap orang-orang yang "memperdebatkan ayat-ayat Allah", teks justru melontarkan serangan pribadi dengan memvonis hati mereka terkunci karena sifat "sombong dan berlaku sewenang-wenang".
Moral Concern
(40:35): Membenarkan bahwa Tuhan sendiri yang mengunci hati manusia sehingga tidak bisa menerima kebenaran, menjadikan hukuman atas penolakan mereka sebagai paradoks keadilan yang manipulatif.

