Ghafir (Maha Pengampun) Ayat 28

Bacaan

TopikOrang Beriman dari Keluarga Fir'aun (Ayat 28-45)

وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ وَإِنْ يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ ۖ وَإِنْ يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُمْ بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ

(40:28) Dan seseorang yang beriman di antara keluarga Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata, "Apakah kamu akan membunuh seseorang karena dia berkata, "Tuhanku adalah Allah," padahal sungguh, dia telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu. Dan jika dia seorang pendusta maka dialah yang akan menanggung (dosa) dustanya; dan jika dia seorang yang benar, niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas dan pendusta.

Cacat Logika

(40:28): Appeal to fear (Menggunakan ketakutan untuk membujuk) - Teks ini membujuk audiens (kaum Firaun) untuk tidak membunuh Musa bukan lewat pembuktian rasional, melainkan dengan teror ancaman: jika Musa benar, maka sebagian bencana yang diancamkannya pasti akan menimpa mereka.

Sains

Kesalahan Historis — Tsamud dan Aad sebagai Referensi Historis: 'Seperti kebiasaan kaum Nuh, Aad, Tsamud' — menggunakan kaum ini sebagai fakta historis yang 'nyata'; tidak ada bukti arkeologis keberadaan kaum Aad; Tsamud mungkin ada tapi tidak dalam konteks Quran.

Kontradiksi

Kontra S9:113-114 dan larangan membela orang musyrik: S40:28 menampilkan 'seorang mukmin dari keluarga Firaun' yang menyembunyikan imannya dan membela Musa — keberadaan mukmin tersembunyi di lingkungan Firaun menimbulkan pertanyaan: mengapa Allah tidak memerintahkannya berterus terang, sementara S3:28 melarang mukmin menjadikan kafir sebagai teman dekat?