Bacaan
TopikPeristiwa Hari Kiamat (Ayat 60-75)
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ
Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).
Moral Concern
(39:68): Mengglorifikasi pemusnahan massal secara instan di mana seluruh wujud kehidupan di langit dan bumi dimatikan hanya dengan tiupan sangkakala, menjadikan kematian total sebagai unjuk kekuasaan.
Scientific Error
Kosmologi Kuno — Sangkakala Dua Kali: 'Dan sangkakala ditiup, maka matilah semua yang ada di langit dan di bumi... kemudian ditiup lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri' — dua tiupan sangkakala fisik sebagai mekanisme kematian-kebangkitan universal; tidak memiliki basis saintifik.

