Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menjawab kekhawatiran penduduk Makkah yang di masa lalunya telah banyak membunuh dan menyembah berhala. Mereka merasa putus asa dan mengira dosa mereka terlalu besar untuk diampuni jika mereka masuk Islam. Riwayat lain menyebut ayat ini turun untuk menyemangati kaum muslimin yang sempat murtad karena disiksa (seperti Ayyash bin Abi Rabi'ah) agar tidak putus asa dari rahmat Allah. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Beberapa orang musyrik yang bergelimang dosa menghadap Nabi untukmenyatakan masuk Islam. Namun sebelum itu mereka ingin menanyakan kafarat atas dosa-dosa yang telah mereka lakukan selama ini. Turunlah ayat di atas untuk menjawab pertanyaan tersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikRahmat Allah dan Seruan untuk Bertobat (Ayat 53-59)
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa765) semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Catatan Depag
*765)Lihat surah An-Nisā` (4) : 48, kecuali dosa syirik.

