Bacaan
TopikBalasan bagi Orang Kafir dan Beriman (Ayat 24-37)
فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat kebohongan terhadap Allah dan mendustakan kebenaran yang datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahanam tempat tinggal bagi orang-orang kafir?
Logical Fallacy
(39:32): Begging the question (Mengasumsikan kesimpulan) - Langsung menuduh penentang sebagai pembuat kebohongan yang "mendustakan kebenaran", padahal status ajaran nabi sebagai "kebenaran mutlak" itu sendiri adalah hal yang belum dibuktikan dan justru sedang digugat.

