Al-'Ankabut (Laba-Laba) Ayat 37

Bacaan

TopikKisah Nabi-nabi Lainnya (Ayat 36-40)

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ

(29:37) Mereka mendustakannya (Syu'aib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.

Cacat Logika

Argumentum ad baculum (Might makes right) - Memvalidasi kebenaran utusan teologis lewat teror destruktif, yakni membantai kaum Syu'aib, 'Ad, Samud, Karun, dan Fir'aun dengan gempa, suara keras, badai batu, serta penenggelaman.

Moral

(29:37-40): Merangkum dan merayakan berbagai metode pemusnahan massal tanpa ampun terhadap bangsa-bangsa terdahulu (Madyan, 'Ad, Samud, pengikut Karun dan Fir'aun). Menggunakan variasi bencana mematikan—mulai dari gempa dahsyat yang menyisakan mayat bergelimpangan, hujan batu kerikil, suara mengguntur, pembenaman ke bumi, hingga penenggelaman—sebagai ajang pembuktian kekuasaan Tuhan yang dengan dingin mengklaim bahwa para korbanlah yang "menzalimi diri mereka sendiri".

Sains

Bencana sebagai Hukuman: Gempa bumi menghancurkan kaum Syuaib — gempa mengikuti hukum geofisika tektonik, tidak memilih korban berdasarkan tingkat keimanan atau kesalehan.