Al-'Ankabut (Laba-Laba) Ayat 14

Bacaan

TopikKisah Nabi Nuh (Ayat 14-15)

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

(29:14) Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.

Cacat Logika

Argumentum ad baculum - Menceritakan kisah Nuh dan banjir besar yang melanda kaum zalim sebagai unjuk kekuatan dan ancaman pembinasaan bagi pihak penentang masa kini.

Moral

(29:14-15): Menormalkan genosida skala global dengan mengirimkan banjir besar untuk membinasakan umat Nuh secara massal karena mereka dianggap zalim, lalu menjadikan peristiwa genosida ini sebagai "pelajaran" bagi umat manusia. Menjadikan pembantaian populasi sebagai metode edukasi adalah teror psikologis yang dibungkus dengan dalih moral.

Sains

Mengklaim Nuh berdakwah di tengah kaumnya selama nyaris 1.000 tahun (berumur panjang/raksasa). Catatan antropologi dan fosil membuktikan batas maksimal umur biologis manusia hanya sekitar 120 tahun, dan harapan hidup manusia purba justru jauh lebih pendek.