Bacaan
Asbabun Nuzul
Turunnya ayat ini dilatarbelakangi kejadian yang menimpa Sa‘d bin Abì Waqqàê. Berhari-hari ibunya mogok makan untuk memaksanya keluar dari Islam. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikBerbakti kepada Orang Tua (Ayat 8-9)
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Contradiction
Kontra S31:14 yang memerintahkan berbakti kepada orang tua: S29:8 memerintahkan berbakti kepada orang tua 'kecuali jika mereka memaksamu menyekutukan Allah' — pengecualian ini logis, namun S29:8 tidak menyebut apa yang harus dilakukan. S31:14-15 lebih eksplisit: tetap bergaul baik dengan orang tua musyrik di dunia. Inkonsistensi tingkat detail antara dua ayat yang membahas tema identik.

