Bacaan
TopikUjian Keimanan (Ayat 1-3)
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?
Logical Fallacy
Special pleading & Circular reasoning - Menggunakan dalih "ujian" sebagai rasionalisasi mengapa orang yang sudah menyatakan beriman masih mengalami kesulitan, sebuah justifikasi internal yang kebal dari pengujian objektif.
Contradiction
Kontra S67:2 dan tujuan ujian: S29:2-3 menyebut Allah menguji manusia untuk 'mengetahui' siapa yang benar-benar beriman — namun S2:29 dan S57:4 menyebut Allah mengetahui segala sesuatu. Jika Allah Maha Mengetahui, mengapa perlu 'menguji' untuk mengetahui keimanan seseorang? Kontradiksi antara omnisiensi Allah dan motif ujian.

