Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk membandingkan kedudukan mulia orang-orang beriman dengan orang kafir. Sebagian riwayat menyebut ini adalah perbandingan antara 'Ali bin Abi Thalib dan Hamzah melawan Abu Jahl; riwayat lain menyebut antara 'Ammar bin Yasir dan Al-Walid bin Al-Mughirah.
TopikHidayah Hanya Milik Allah (Ayat 56-61)
أَفَمَنْ وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيهِ كَمَنْ مَتَّعْنَاهُ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَ
Maka apakah sama orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu dia memperolehnya, dengan orang yang Kami berikan kepadanya kesenangan hidup duniawi;613) kemudian pada hari Kiamat dia termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?
Catatan Depag
*613) Orang yang diberi kenikmatan hidup duniawi, tetapi tidak dipergunakannya untuk mencari kebahagiaan hidup di akhirat, karena itu dia di akhirat di seret ke dalam neraka.
Logical Fallacy
Appeal to fear (Argumentum ad metam) - Menghentikan nalar intelektual dengan menyodorkan ancaman penyiksaan sadis ("diseret ke dalam neraka") versus iming-iming surga, memaksa kepatuhan berbasis rasa takut.

