Bacaan
TopikAdab Bertamu dan Menjaga Pandangan (Ayat 27-31)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
(24:27) Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun karena keluhan seorang wanita Anshar yang merasa tidak nyaman saat ayah, anak, atau anggota keluarga pria lainnya masuk ke rumahnya di waktu-waktu saat ia sedang tidak berpakaian pantas, sehingga disyariatkanlah aturan meminta izin sebelum masuk. Ayat 29 turun setelah Abu Bakar bertanya mengenai aturan masuk ke penginapan atau rumah kosong di sepanjang jalan Syam.
Kritik
Ayat 27 sampai 31 mengatur adab masuk rumah orang, lalu ayat 32 sampai 34 beralih ke pernikahan dan budak, dan ayat 35 sampai 36 ke perumpamaan cahaya. Dua bagian di tengah itu tidak nyambung dengan urusan bertamu di depan dan di belakangnya, dan letaknya dibaca sebagai sisipan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

