Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat-ayat ini turun berkenaan dengan peristiwa Ifk (berita bohong/fitnah keji) yang menimpa 'Aisyah RA. Saat beliau tertinggal dari rombongan karena mencari kalungnya yang hilang, beliau dibawa pulang oleh Safwan bin Al-Mu'attil. Tokoh munafik Abdullah bin Ubayy kemudian menyebarkan fitnah perselingkuhan. Setelah satu bulan penuh penderitaan dan tangisan, Allah menurunkan ayat ini untuk membersihkan nama baik 'Aisyah sekaligus menegur Abu Bakar yang sempat menghentikan bantuan nafkahnya kepada Mistah (salah satu penyebar isu tersebut). (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkenaan dengan Abù Bakr yang bersumpah untuk tidak lagi mencukupi kebutuhan hidup Misíaë bin Ušàšah, satu dari beberapaorang yang menuduh putri Abù Bakr, ‘À’isyah, telah berzina. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPeringatan tentang Mengikuti Langkah Setan (Ayat 21-22)
وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kerabat(nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka kalau Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Contradiction
Kontra S9:113-114 dan larangan membantu musyrik: S24:22 menyebut Abu Bakar sempat bersumpah tidak akan membantu Misthah (yang ikut menyebarkan berita bohong) — Allah turun tangan menyuruh memaafkan. Ini menciptakan inkonsistensi: prinsip maaf dan kelanjutan nafkah kepada kerabat yang bersalah diutamakan, sementara S9:113 melarang membantu orang kafir secara kategoris.

