Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat-ayat ini turun berkenaan dengan peristiwa Ifk (berita bohong/fitnah keji) yang menimpa 'Aisyah RA. Saat beliau tertinggal dari rombongan karena mencari kalungnya yang hilang, beliau dibawa pulang oleh Safwan bin Al-Mu'attil. Tokoh munafik Abdullah bin Ubayy kemudian menyebarkan fitnah perselingkuhan. Setelah satu bulan penuh penderitaan dan tangisan, Allah menurunkan ayat ini untuk membersihkan nama baik 'Aisyah sekaligus menegur Abu Bakar yang sempat menghentikan bantuan nafkahnya kepada Mistah (salah satu penyebar isu tersebut).
TopikKisah Tuduhan terhadap Aisyah (Al-Ifk) (Ayat 11-20)
إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Logical Fallacy
Slippery Slope (Lereng Licin) - Ayat 19 mengimplikasikan bahwa menyebarkan berita buruk akan menyebabkan azab di dunia dan akhirat, tanpa mempertimbangkan gradasi perilaku atau nuansa situasional.

