Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun sesuai dengan ucapan Abu Ayyub Al-Ansari. Ketika istrinya menanyakan pendapatnya tentang isu yang menimpa 'Aisyah, Abu Ayyub menjawab, "Tidak pantas bagi kita untuk membicarakan hal ini. Maha Suci Engkau (ya Allah)! Ini adalah kebohongan yang sangat besar." Allah kemudian menurunkan ayat yang kalimatnya persis sama dengan ucapan tersebut.
TopikKisah Tuduhan terhadap Aisyah (Al-Ifk) (Ayat 11-20)
وَلَوْلَا إِذْ سَمِعْتُمُوهُ قُلْتُمْ مَا يَكُونُ لَنَا أَنْ نَتَكَلَّمَ بِهَٰذَا سُبْحَانَكَ هَٰذَا بُهْتَانٌ عَظِيمٌ
Dan mengapa kamu tidak berkata ketika mendengarnya, "Tidak pantas bagi kita membicarakan ini. Mahasuci Engkau, ini adalah kebohongan yang besar."
Kritik
(24:16) Diduga kuat sebagai manipulasi teks (amendemen) disengaja oleh penyalin awal; mengubah kata "inathan" (perempuan/dewi) menjadi "authanan" (berhala) untuk menutupi fakta bahwa Arab pra-Islam sebenarnya menyembah dewi. (The Origins of the Koran; Criticism of the Quran - Wikipedia)

