Bacaan
TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 63-66)
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَتُصْبِحُ الْأَرْضُ مُخْضَرَّةً ۗ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah menurunkan air (hujan) dari langit, sehingga bumi menjadi hijau? Sungguh, Allah Mahahalus, Maha Mengetahui.
Logical Fallacy
Post hoc ergo propter hoc - Ayat 63 mengimplikasikan bahwa turunnya hujan dan kehijauan bumi adalah bukti langsung kekuasaan Allah, tanpa mempertimbangkan penjelasan alamiah tentang siklus air.
Scientific Error
Klaim bahwa Allah 'menurunkan air dari langit sehingga bumi menjadi hijau' — framing langsung ilahi mengabaikan mekanisme siklus hidrologi; konsep 'menurunkan' (anzala) hujan secara langsung dari Allah tidak akurat secara meteorologi.

