Bacaan
TopikKehidupan dan Kematian dalam Kekuasaan Allah (Ayat 58-62)
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ
(22:61) Demikianlah karena Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, dan sungguh, Allah Maha mendengar, Maha Melihat.
Logical Fallacy
Non sequitur - Ayat 61 tentang pergantian siang dan malam tidak memiliki hubungan logis dengan klaim-klaim teologis di sekitarnya, namun disajikan seolah-olah mendukung argumen tersebut.
Scientific Error
Kosmologi Langit Fisik: 'Allah menahan langit agar tidak jatuh ke bumi' — langit (atmosfer dan luar angkasa) tidak memiliki massa yang bisa 'jatuh'; konsep ini mencerminkan keyakinan bahwa langit adalah atap fisik yang ditahan.

