Bacaan
TopikPelajaran dari Umat Terdahulu (Ayat 42-48)
وَكَأَيِّنْ مِنْ قَرْيَةٍ أَمْلَيْتُ لَهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ ثُمَّ أَخَذْتُهَا وَإِلَيَّ الْمَصِيرُ
(22:48) Dan berapa banyak negeri yang Aku tangguhkan (penghancuran)nya, karena penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Kulah tempat kembali (segala sesuatu).
Cacat Logika
Pernyataan yang benar apa pun yang terjadi (unfalsifiability). Negeri zalim disebut ditangguhkan dulu sebelum diazab. Kalau hukumannya datang, itu keadilan; kalau tidak datang, itu penangguhan. Tidak ada kejadian yang bisa menunjukkan pernyataan ini keliru.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

