Bacaan
TopikBalasan bagi Orang Beriman dan yang Ingkar (Ayat 14-24)
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ ۩
Tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, (demikian) juga matahari, bulan, bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia (yang sujud). Tetapi banyak (juga manusia) yang pantas mendapatkan azab. Barangsiapa dihinakan Allah, tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki.
Logical Fallacy
Forced Cosmic Prostration Claim – 'Siapa yang ada di langit dan di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, bintang, gunung, pohon, hewan, dan banyak manusia' mengklaim ketundukan kosmis universal termasuk objek alam. Menganimasi benda mati sebagai entitas yang 'bersujud' adalah category error antara fisika dan teologi.
Scientific Error
Klaim bahwa pohon, hewan, dan bintang 'bersujud' kepada Allah — atribusi perilaku kesadaran (sujud) pada entitas non-sadar seperti pohon dan bintang tidak konsisten dengan pemahaman ilmiah tentang fisika dan biologi.

