Bacaan
TopikOrang-orang yang Menyimpang dari Kebenaran (Ayat 8-13)
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انْقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ
(22:11) Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi,539 maka jika dia memperoleh kebajikan, dia merasa puas, dan jika dia ditimpa suatu cobaan, dia berbalik ke belakang.540 Dia rugi di dunia dan di akhirat. Itulah kerugian yang nyata.
Catatan Depag
*539) Tidak dengan penuh keyakinan. 540) Kembali kafir lagi.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun mengenai orang-orang Arab Badui (dan seorang Yahudi) yang baru masuk Islam tetapi keimanannya sangat transaksional. Jika hidupnya makmur, sehat, dan ternaknya beranak, ia memuji Islam. Namun jika jatuh miskin, sakit, atau tertimpa musibah, ia mencela Islam dan murtad. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun untuk menyindir orang yang hanya beribadah kepada Allah jika mendapatkan apa yang diinginkannya. Sebaliknya, bila keinginannya tidak tercapai, ia pun menuding Islam sebagai penyebabnya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

