Ta Ha (Ta Ha) Ayat 85

Bacaan

TopikPenyelamatan Bani Israel dan Kisah Anak Lembu (Ayat 77-98)

قَالَ فَإِنَّا قَدْ فَتَنَّا قَوْمَكَ مِنْ بَعْدِكَ وَأَضَلَّهُمُ السَّامِرِيُّ

(20:85) Dia (Allah) berfirman, "Sungguh, Kami telah menguji kaummu setelah engkau tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri."

Kritik

Tokoh "Samiri" yang dikisahkan memprovokasi pembuatan anak lembu emas di zaman Musa adalah anakronisme historis paling fatal di Al-Qur'an. Sebutan "Samiri" jelas menunjuk pada orang Samaria, padahal kota dan bangsa Samaria belum eksis pada masa Eksodus. Kesalahan konyol ini terjadi karena penulis teks mencampuradukkan peristiwa patung anak lembu di Gunung Sinai dengan pemujaan anak lembu yang diciptakan oleh Raja Yerobeam di Samaria ratusan tahun kemudian.

Cacat Logika

Slippery slope - Ayat 81 menyiratkan bahwa melampaui batas dalam hal makanan akan langsung mengakibatkan kemurkaan dan kebinasaan, tanpa menjelaskan rantai logis penyebab.

Sains

QS 20:85 menyebut kaum Musa 'diuji dengan Samiri'. Nama 'Samiri' diasosiasikan dengan kaum Samaria yang baru berdiri sekitar abad ke-9 SM, jauh setelah periode Eksodus yang diperkirakan abad ke-13 SM — anakronisme historis.