Bacaan
TopikPetunjuk Bagi Nabi dan Orang Beriman (Ayat 27-31)
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا
(18:28) Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika para bangsawan musyrik (seperti Uyaynah bin Hisn dan Al-Aqra' bin Habis) serta Umayyah bin Khalaf meminta Nabi Muhammad SAW untuk mengusir para sahabat yang miskin (seperti Salman Al-Farisi dan Abu Dzar) dari majelis, karena mereka merasa jijik dengan bau pakaian wol para sahabat miskin tersebut. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun untuk memberi arahan kepada Rasulullah agar dengan setia melayani maksud kedatangan para sahabatnya dan tidak meninggalkan mereka hanya demi menyambut kedatangan para pembesar kaum kafir. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

