Bacaan
TopikKisah Ashabul Kahfi (Ayat 9-26)
وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا
Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, "Aku pasti melakukan itu besok pagi,"
Logical Fallacy
Epistemic Overreach – Larangan 'jangan sekali-kali mengatakan aku pasti melakukan itu besok' adalah perintah linguistik berbasis ketidakpastian ilahi yang baik. Namun jika diterapkan secara ketat, ini menciptakan ketergantungan linguistik pada frasa 'insya Allah' yang dapat digunakan untuk menghindari komitmen yang diperlukan dalam kontrak sosial.
Contradiction
QS 18:23-24 melarang mengatakan 'aku akan melakukan ini besok' tanpa mengucapkan 'insya Allah'. Namun QS 18:19 menggambarkan para pemuda gua berkata 'satu hari atau sebagian hari' tanpa menyebut insya Allah — mereka sendiri tidak mengikuti aturan yang baru ditetapkan beberapa ayat kemudian.

