Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun setelah Perang Uhud ketika Nabi Muhammad SAW sangat bersedih melihat paman beliau, Hamzah, gugur dalam keadaan dimutilasi parah (perut dirobek, telinga dan hidung dipotong). Awalnya Nabi bersumpah akan membalas dengan memutilasi 70 orang musyrik, namun Allah menurunkan ayat ini untuk memerintahkan bersabar, dan Nabi pun membatalkan sumpahnya lalu memilih untuk bersabar.
TopikPerlindungan dari Godaan Setan dan Wahyu Allah (Ayat 98-128)
وَاصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلَّا بِاللَّهِ ۚ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُ فِي ضَيْقٍ مِمَّا يَمْكُرُونَ
Dan bersabarlah (Muhammad), dan kesabaranmu itu semata-mata dengan pertolongan Allah dan janganlah engkau bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan jangan (pula) bersempit dada terhadap tipu daya yang mereka rencanakan.
Moral Concern
(16:127): 'Bersabarlah dan kesabaranmu hanyalah dengan pertolongan Allah' — pasivitas aktif dikaitkan ke ketergantungan ilahi.

