An-Nahl (Lebah) Ayat 120

Bacaan

TopikPerlindungan dari Godaan Setan dan Wahyu Allah (Ayat 98-128)

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

(16:120) Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan ḥanīf.467) Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah),

Catatan Depag

*467) Seorang yang selalu berpegang kepada kebenaran dan tidak pernah meninggalkannya.

Cacat Logika

Anachronistic fallacy (Kesalahan anakronistik) - Ayat 120-123 menyebut Ibrahim sebagai contoh yang "lurus" dan bukan "musyrik", menggunakan konsep teologis yang dikembangkan jauh setelah masa Ibrahim untuk menilai figur historis.