Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk membantah tuduhan kaum musyrik yang menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai pembohong dan hanya mempermainkan sahabatnya karena ada hukum atau perintah (ayat) yang dibatalkan dan diganti dengan hukum yang baru (nasakh).
TopikPerlindungan dari Godaan Setan dan Wahyu Allah (Ayat 98-128)
قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
Katakanlah, "Rohulkudus (Jibril) menurunkan Alquran itu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri (kepada Allah)."
Contradiction
QS 16:101-102 menjelaskan bahwa ayat-ayat bisa diganti (naskh) karena Allah lebih tahu. QS 2:106 juga mengakui naskh. Namun QS 6:34 dan QS 6:115 menyatakan 'tidak ada yang bisa mengubah kalimat Allah' dan firman Allah sempurna. Kontradiksi antara doktrin naskh (abrogasi) dengan klaim ketetapan firman Allah.

