Bacaan
TopikKeadilan Sosial dan Persamaan (Ayat 71-76)
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ ۚ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rezeki dari yang baik. Mengapa mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?
Moral Concern
(16:72): 'Allah menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri dan anak-anak dan cucu-cucu' — heteronormativitas ilahi yang tidak memberi ruang bagi pilihan reproduksi yang berbeda.
Scientific Error
(16:72): 'Allah menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri dan dari pasanganmu kamu mendapat anak dan cucu' — reproduksi manusia adalah proses biologi, bukan pemberian ilahi; keberagaman orientasi seksual tidak dijelaskan.

