Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan perselisihan utang antara seorang muslim dan seorang musyrik. Ketika muslim itu bersumpah "Demi Dzat yang aku harapkan setelah mati", orang musyrik itu mengejek dan bersumpah bahwa Allah tidak mungkin membangkitkan orang yang sudah mati.
TopikBantahan terhadap Penolakan Kebenaran (Ayat 33-40)
وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُ ۚ بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Dan mereka bersumpah atas (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, "Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati." Tidak demikian (pasti Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji yang benar dari-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

