Bacaan
TopikPerumpamaan Amal Orang Kafir (Ayat 18-21)
مَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ ۖ أَعْمَالُهُمْ كَرَمَادٍ اشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيحُ فِي يَوْمٍ عَاصِفٍ ۖ لَا يَقْدِرُونَ مِمَّا كَسَبُوا عَلَىٰ شَيْءٍ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الضَّلَالُ الْبَعِيدُ
Perumpamaan orang yang ingkar kepada Tuhannya, perbuatan mereka seperti abu yang ditiup oleh angin keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak kuasa (mendatangkan manfaat) sama sekali dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
Kritik
Composition fallacy: amal orang kafir diumpamakan abu yang diterbangkan angin — analogi yang menyederhanakan nilai perbuatan baik non-Muslim.
Logical Fallacy
Composition fallacy (Kesalahan komposisi) - Ayat 18 menggunakan perumpamaan abu yang ditiup angin untuk menggambarkan kesia-siaan perbuatan orang kafir, namun perumpamaan ini tidak secara logis menunjukkan kesia-siaan semua perbuatan mereka.

