Bacaan
TopikKonsekuensi Iman dan Kekafiran (Ayat 25-31)
اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ
(13:26) Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat.
Cacat Logika
Pembagian yang tidak punya ukuran. Rezeki disebut dilapangkan dan disempitkan menurut kehendak-Nya. Karena tidak ada syarat yang disebutkan, kemiskinan dan kekayaan sama-sama cocok dengan keterangan ini, dan sebab-sebab yang bisa ditelusuri tidak ikut dibicarakan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

