Bacaan
TopikKemahatahuan dan Kekuasaan Allah (Ayat 8-13)
وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَنْ يَشَاءُ وَهُمْ يُجَادِلُونَ فِي اللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ
(13:13) Dan guruh bertasbih memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia Mahakeras siksaan-Nya.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun mengenai Amir bin Ath-Thufail dan Arbad bin Rabi'ah yang berencana membunuh Nabi Muhammad SAW secara licik. Allah menggagalkan rencana mereka dengan membuat pedang Arbad macet, lalu mengirimkan petir yang menyambar dan membakar Arbad hingga tewas.
Moral
Petir disebut disambarkan kepada orang yang sedang berbantah tentang Allah. Yang dipakai untuk menutup perdebatan bukan jawaban, tapi kematian salah satu pihak, dan gambaran itu menaruh perbedaan pendapat sebagai perkara yang bisa berakibat maut.
Sains
Guruh disebut bertasbih memuji Allah, dan petir disebut disambarkan kepada siapa yang Dia kehendaki. Guruh adalah suara udara yang mengembang tiba-tiba karena panas kilat, dan kilat sendiri pelepasan muatan listrik antara awan dan tanah. Sambaran petir mengikuti bentuk dan tinggi benda, bukan pilihan atas orangnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

