Bacaan
Asbabun Nuzul
Turunnya ayat ini dilatarbelakangi penolakan seorang musyrik terhadap dakwah Islam yang disampaikan kepadanya. Berkali-kali dakwah itu datang kepadanya, namun sebanyak itu pula ia menolak hingga pada akhirnya datanglah halilintar yang menyambar dan membakarnya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikTanda-tanda Ilahi dalam Penciptaan (Ayat 1-4)
وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْهَارًا ۖ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ ۖ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dan Dia yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai di atasnya. Dan padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan; Dia menutupkan malam kepada siang. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berpikir.
Scientific Error
Bumi Dihamparkan: Kata 'maddaha' (menghampar/merentangkan bumi) — bersama 50:7 dan 15:19 menggunakan kata yang berarti merentangkan/meluaskan bumi seperti karpet; mencerminkan konsep bumi datar yang dihamparkan, tidak sesuai dengan bumi bulat.

