Bacaan
TopikPelajaran dari Kisah-kisah Umat Terdahulu (Ayat 100-109)
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ
mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi,407) kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sungguh, Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.
Catatan Depag
*407) Ini kata kiasan yang maksudnya menjelaskan kekekalan mereka dalam neraka selama-lamanya. Alam akhirat juga mempunyai langit dan bumi tersendiri.
Logical Fallacy
Argumentum ad Ignorantiam - Ayat 107-108 menyatakan kekal di neraka/surga "selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki," menciptakan klaim yang tidak dapat difalsifikasi karena pengecualian yang tidak spesifik.

