Bacaan
TopikKisah Nabi Luth dan Kaumnya (Ayat 77-83)
وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ
(11:77) Dan ketika para utusan Kami (para malaikat) itu datang kepada Luṭ, dia merasa curiga dan dadanya merasa sempit karena (kedatangan)nya. Dia (Luṭ) berkata, "Ini hari yang sangat sulit."405)
Catatan Depag
*405) Nabi Luṭ -'alaihissalām- merasa gelisah akan kedatangan para utusan Allah itu karena mereka berupa pemuda yang rupawan sedangkan kaum Luṭ sangat menyukai pemuda-pemuda yang rupawan untuk melakukan homoseksual. Dia merasa tidak sanggup melindungi mereka bilamana ada gangguan dari kaumnya.
Contradiction
QS 11:77-78 menggambarkan Luth menawarkan putri-putrinya kepada penduduk kota yang ingin menyerang tamunya (malaikat). QS 15:67-71 menceritakan hal sama dengan urutan berbeda. Yang lebih kritis: tawaran menyerahkan putri untuk diserang massa adalah tindakan moral yang problematis yang dikaitkan dengan nabi.

