Bacaan
TopikKisah Nabi Nuh dan Kaumnya (Ayat 25-49)
وَيَصْنَعُ الْفُلْكَ وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيْهِ مَلَأٌ مِنْ قَوْمِهِ سَخِرُوا مِنْهُ ۚ قَالَ إِنْ تَسْخَرُوا مِنَّا فَإِنَّا نَسْخَرُ مِنْكُمْ كَمَا تَسْخَرُونَ
Dan mulailah dia (Nuh) membuat kapal. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya, mereka mengejeknya. Dia (Nuh) berkata, "Jika kamu mengejek kami, maka kami (pun) akan mengejekmu sebagaimana kamu mengejek (kami).
Logical Fallacy
Appeal to Mockery as Evidence of Blindness – Narasi bahwa 'setiap pemimpin yang melewati Nuh mengejek' digunakan untuk menunjukkan kebutaan spiritual penentang, bukan untuk mendiskusikan validitas keberatan mereka. Ejekan atas proyek kapal dalam konteks kekeringan adalah reaksi yang secara kontekstual dapat dipahami.

