Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai Al-Akhnas bin Syuraiq, seorang pria yang tutur katanya manis dan tampan, yang sering duduk bersama Nabi seolah-olah menyukai beliau, namun di dalam hatinya ia menyembunyikan permusuhan dan kebencian. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkenaan dengan beberapa orang pada masa Rasulullah yang malu buang hajat dan menggauli istri-istri mereka di tempat yang tidak beratap sehingga tampak dari atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPengetahuan Allah terhadap Segala Sesuatu (Ayat 5-7)
أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ ۚ أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ingatlah, sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) memalingkan dada untuk menyembunyikan diri dari dia (Muhammad).394) Ingatlah, ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan, sungguh, Allah Maha Mengetahui (segala) isi hati.
Catatan Depag
*394) Menyembunyikan perasaan permusuhan dan kemunafikan mereka terhadap Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Logical Fallacy
Unfalsifiable Omniscience Claim – 'Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka tampakkan' adalah klaim omnisiensi yang tidak dapat dibuktikan atau dibuktikan salah. Digunakan di sini untuk menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menyembunyikan penolakan dari Allah.
Scientific Error
QS 11:5 menyatakan Allah mengetahui isi dada dan apa yang manusia sembunyikan. Klaim omniscience ilahi ini tidak falsifiable secara ilmiah, namun yang bermasalah adalah implikasinya: jika Allah tahu segalanya sejak awal, konsep ujian, dosa, dan hukuman menjadi tidak bermakna secara logis.

