Yunus (Nabi Yunus) Ayat 73

Bacaan

TopikKisah Nabi Nuh (Ayat 71-73)

فَكَذَّبُوهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَجَعَلْنَاهُمْ خَلَائِفَ وَأَغْرَقْنَا الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِينَ

(10:73) Kemudian mereka mendustakannya (Nuh), lalu Kami selamatkan dia dan orang yang bersamanya di dalam kapal, dan Kami jadikan mereka itu khalifah dan Kami tenggelamkan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.

Kritik

(10:73) Memuat sisipan sekunder berupa komentar (clausulae) bergaya homili/khotbah yang tiba-tiba memutus alur narasi, menunjukkan teks ini adalah hasil dari tambal-sulam redaksional., (Tidak dicantumkan)

Cacat Logika

Argumentum ad Baculum - Ayat 73 dan 90-92 menggunakan kisah penenggelaman kaum Nuh dan Fir'aun sebagai argumen untuk kebenaran, menggunakan ancaman atau tindakan hukuman sebagai pengganti pembuktian rasional.

Moral

(10:73): Menjadikan penenggelaman massal kaum Nuh yang mendustakan ayat-ayat sebagai sebuah teladan hukuman. Ini menormalisasi hukuman kolektif tanpa pandang bulu bagi peradaban yang tidak sepaham.