Bacaan
TopikBukti-bukti Kekuasaan Allah dalam Mengatur Alam (Ayat 31-36)
وَمَا يَتَّبِعُ أَكْثَرُهُمْ إِلَّا ظَنًّا ۚ إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ
Dan kebanyakan mereka hanya mengikuti dugaan. Sesungguhnya dugaan itu tidak sedikit pun berguna untuk mencapai kebenaran. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Logical Fallacy
Genetic Fallacy in Reverse – Klaim 'dugaan tidak berguna sedikitpun untuk melawan kebenaran' mengasumsikan bahwa apa yang diklaim sebagai 'kebenaran' (Islam) sudah pasti benar, sehingga argument apapun berbasis 'dugaan' di luar Islam otomatis tidak valid. Ini adalah penolakan epistemik pre-emptive.
Contradiction
QS 10:36 menyatakan kebanyakan manusia hanya mengikuti dugaan (zhann), dan dugaan tidak menggantikan kebenaran. Ironis: keimanan kepada hal-hal gaib (surga, neraka, malaikat) sendiri bersifat dugaan — tidak ada verifikasi empiris. Al-Quran mengkritik dugaan sambil meminta pengikutnya percaya pada hal yang tidak dapat dibuktikan.

