At-Taubah (Pengampunan) Ayat 128

Bacaan

TopikNasihat Akhir dan Penutup (Ayat 119-129)

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

(9:128) Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.

Kritik

Ayat 128-129 (Masalah Kompilasi/Ayat Sisipan): Dua ayat terakhir dari surat ini merupakan bukti kerapuhan kompilasi Al-Qur'an. Zaid bin Thabit, ketua panitia kodifikasi, mengakui bahwa ia menambahkan dua ayat ini hanya berdasarkan ingatan satu orang sahabat saja, yakni Khuzaima Jika Khuzaima tidak ada atau tidak menegur Zaid, dua ayat ini tidak akan pernah masuk ke dalam Al-Qur'an

Cacat Logika

Self-Aggrandizement melalui Wahyu: Al-Quran menyebut Muhammad sebagai sosok yang 'berat terasa olehnya penderitaanmu' dan 'penyantun lagi penyayang' — teks yang diklaim wahyu Allah digunakan untuk membangun citra positif penulisnya sendiri.

Moral

Klaim Kasih Sayang Eksklusif untuk In-group: Menyebut Muhammad sebagai sosok yang "berat terasa olehnya penderitaan kamu" dan "belas kasihan kepada orang beriman" secara implisit mengecualikan non-Muslim dari lingkaran kasih sayang kenabian.