At-Taubah (Pengampunan) Ayat 110

Bacaan

TopikMasjid Dhirar dan Jual Beli dengan Allah (Ayat 107-118)

لَا يَزَالُ بُنْيَانُهُمُ الَّذِي بَنَوْا رِيبَةً فِي قُلُوبِهِمْ إِلَّا أَنْ تَقَطَّعَ قُلُوبُهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

(9:110) Bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi penyebab keraguan dalam hati mereka, sampai hati mereka hancur.379) Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.

Catatan Depag

*379) Sampai mereka mati. Ada yang yang menafsirkan, apabila mereka tidak dapat bertobat lagi.

Cacat Logika

Ad Hominem - Ayat 107-110 menolak validitas sebuah masjid berdasarkan siapa yang membangunnya (orang munafik), bukan berdasarkan evaluasi objektif terhadap masjid itu sendiri.

Moral

Kondemnasi Permanen Kelompok: Menyatakan bahwa "hati mereka tidak akan berhenti ragu" adalah klaim deterministik tentang kelompok yang menghilangkan kemungkinan perubahan dan membenarkan perlakuan permanen yang keras.